Jajanan satu ini sangat legendaris, dan jarang si dijumpai di toko bakery atau penjual jajan yang biasanya marak di pagi hari. Jajanan tradisional ini dari singkong,Hei kalian generasi milenial ada yang kenal dengan jajanan yang satu ini? 



Srawut begitu orang Surabaya menyebutnya. Konon katanya jajanan ini adalah dari propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Srawut ini adalah jajanan yang berasal dari singkong yang di pasrah ( hahah kalau saya pakai food processor ) tinggal ganti mata pisaunya aja, jujur si blm sanggup yaaa kalau di pasrah pakai manual hiihiii. Selain dari singkong, srawut juga dilengkapi dengan kelapa parut, gula kelapa dan bau khas daun pandan. Paling enak nihh sepertinya ditemani dengan secangkir teh manis hangat, tapi ga pakai teh, lihat saya yang manis aja udah mantul kok hiiihiii



Untuk membuat srawut iini bahan yang diperlukan cukup menghemat kok, Singkong dengan harga perkilo Rp. 4.000  udah dapat menyajikan jajanan khas yang dapat dimakan orang banyak deh. Nama sawut sendiri berasal dari bahasa Jawa, semrawut yang bermakna "berantakan. Sawut dikenal pula dengan nama "pasrah" karena pembuatannya diparut kasar (dalam bahasa Jawa berarti "pasrah"). 

Srawut Singkong
by Mama Nana

Bahan
1 kg Singkong, kupas lalu cuci bersih
6 sdm  gula merah yang disisir
Garam secukupnya
Daun pandan
Taburan
Kelapa parut
Garam

Langkah

1. Siapkan food processor dengan mata pisau yang berlubang - lubang, lalu masukkan singkong yang sudah dikupas cuci dan biarkan food processor yang menjalankannya :)


2. Panaskan kukusan, sembari memanaskan kukusan, campurkan parutan singkong dengan  gula merah, garam, dan daun pandan, Lalu untuk taburan campurkan parutan kelapa dan garam lalu beri daun pandan


3. Kukus kurang lebih selama 20 menit dan tutup kukusan diberi kain serbet

4. Setelah matang sajikan srawut dengan taburan kelapa diatasnya dan hias menggunakan daun pandan.

Selamat mencoba